Dulu ada yang bilangm kalo terjadi apa-apa sama aku harus
cerita. Tapi paitnya, pas aku cerita kalo aku luka sakit jatuh dan ancur, orang
itu juga yang bilang kalo aku “cengeng!”
Ada juga yang bilang, diem aja dirumah dandan yang cantik
dan diabisa kasih smeuanya. Sialnya pas aku nunjukin passionku untuk
kehebatannya, aku dibilang matre dan nggak tau gimana pedihnya nyari uang.
Masalahnya, aku punya orang-orang yang katanya cinta. Dan
kalau ada apa-apa aku ‘terpaksa’ pulang ke mereka.
Tapi pas aku ceritainsemua mimpi dan cita-citaku, aku nggak
didukung. Aku diketawain rame-rame, dicibir!
Kadang aku mikir, gimana kalo Tuhan juga punya sifat
munafik? Gimana kalo Dia juga pura-pura saying sama aku? Aku pura-pura hidup,
hidup dalam kepura-puraan.
Jangan tertawakan aku yang menggelayut dungu dikaki-Mu,
merengek dengan praduga liar kepalaku.
Tuhan.
Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.





0 komentar