Manihot Utilissima

By 10/04/2014 06:40:00 PM

Ri masih asik hanyut dalam pikirannya sendiri, menatapku lekat-lekat yang masih bisu tertunduk malu. hingga akhirnya meluncur sebuah kalimat dari bibir Ri yang memecah kesunyian diantara kami.

"ikut aku pulang mau ya?" katanya tenang, seperti kapas terbang tanpa beban.

"hah ??!!" aku terperanjat, tercekat.

"ikut aku pulang, ketemu mama ku dirumah.." ulang nya, masih dengan sangat tenang.


" memangnya kamu mau ngenalin aku sebagai apa?"

"ya calon istriku..."

aku malah terbahak-bahak, sekaligus bingung bukan kepalang. bagaimana mungkin dia seyakin ini, kami baru bertemu dua kali.

"kamu yakin?" tanyaku memastikan.

"iya, aku sayang kamu, aku cinta banget sama kamu". jawabnya dengan begitu polos. aku makin bingung dengan pria ini.

"bagaimana bisa kamu mencintai seseorang dalam waktu 2 hari??"

"bagaimana bisa kamu menguasai hati dan pikiranku dalam waktu 2 hari? membuatku tertawa geli sendiri, menaruhmu diposisi paling penting dihidupku. membuatku punya keyakinan dan kekuatan luas biasa untuk menjadi yang terbaik bagimu.."

"memangnya aku melakukan apa?'

"ingat pertemuan pertama kita? ketika kamu datang ke kedai dan aku yang melayani makananmu dan sejak itu kamu selalu membuatku tertawa lepas. manihot utilissima. sejak itu kamu membuatku tertawa lepas. ingat pertama kali aku datang ke kamar kostmu aku bahkan belum tau namamu,

You Might Also Like

0 komentar